Perbedaan jaket kulit asli dengan imitasi

Perbedaan jaket kulit asli dengan imitasi

Jaket kulit adalah pakaian luar yang memiliki panjang hingga pinggang berfungsi melindungi pengguna dari udara dan cuaca dingin. Jaket jenis ini memang terbuat dari bahan kulit hewan asli, dan telah mengalami proses kimiawi sebelumnya / penyamakan. Jaket kulit bisa terbuat dari aneka kulit hewan seperti kulit domba, kulit kambing, kulit sapi, kulit buaya, kulit kanguru, dan banyak lagi.

Sedangkan jaket kulit palsu adalah jaket yang terbuat dari bahan sintetis dan dibuat dengan maksud meniru tampilan bahan kulit hewan asli yang alami. Istilah lain untuk jaket sintetis ini adalah jaket semi kulit atau jaket kulit imitasi. Dipasaran terdapat berbagai merk sintetis dengan kualitas yang berbeda-beda, antara lain kalep oscar, karlit, ferary, viena, harley, dan masih banyak lagi.

Di Indonesia sendiri para pengerajin jaket kulit umumnya hanya menggunakan 3 jenis bahan kulit samak, yakni kulit domba, kambing dan sapi. Ketiganya memiliki ciri khas masing-masing, bedanya terdapat pada pori-pori dan teksturnya.

Ciri jaket kulit sapi asli adalah memiliki pori-pori yang lebih besar sehingga lebih mencolok dan lebih terasa ketika diraba. Sebaliknya ciri jaket kulit domba asli memiliki pori-pori yang lebih halus, sehinhgga membuat bahan kulit domba ini terasa lebih lembut ketika diraba. Untuk kulit domba memiliki tekstur yang unik,

Berikut ciri ciri jaket kulit imitasi dan cara membedakannya

1. Aroma
Ciri jaket kulit asli pasti menggunakan bahan baku kulit hewan yang telah disamak untuk pembuatannya (melalui proses kimiawi), karena itu setiap jaket kulit yang
baru akan tercium aroma khas yang berasal dari bahan penyamaknnya. Aroma ini bukanlah bau kulit hewan seperti yang dikira kebanyakan orang melainkan baunya berasal dari bahan penyamak yang dipakai, jika disamak menggunakan krom, maka kan berbau krom. Begitupun untuk samak nabati, jaket kulit akan berbau bahan nabati, tergantung bahan nabati apa yang digunakan. Sebaliknya jaket kulit imitasi tidak memiliki bau seperti itu. Malah kebanyakan jenis jaket kulit sintetis akan beraroma obat kimia polimer, atau mirip dengan bau karet.

2. Asesoris
Salah satu cara membedakan jaket kulit imitasi dengan yang asli adalah dengan melihat asesoris yang digunakan. Pengerajin jaket kulit asli umumnya memiliki standar tersendiri untuk pemilihan asesoris tersebut, tidak mungkin asesoris berkualitas rendah dikenakan pada bahan kulit asli yang mewah dan harganya mahal, karena dapat menurunkan harga jual dan kualitasnya. Jaket kulit asli standarnya memakai benang nilon (cirinya mengkilap), bukan benang katun untuk jahitan, sedangkan resleting memakai YKK original dan untuk lining atau furing jaket kulit asli juga menggunakan Dormeuil England yang lembut dan halus.

3. Garansi
Ciri khas jaket kulit original / asli pasti memiliki garansi produk, bisa berupa garansi 100% kulit asli atau uang kembali, garansi repair, dsb. Jika anda membeli jaket kulit namun penjual tidak memberikan jaminan atau garansi apapun, perlu diwaspadai apakah produk jaket kulit tersebut memang benar-benar asli.

Ok, sekian informasi Perbedaan jaket kulit asli dengan imitasi dari kami semoga bermanfaat dan jika ada kesalahan informasi. Jangan lupa isi di kolom komentar atau follow IG. FB, Twitter dan Youtube.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *